YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat tata kelola akademik dan penguatan jejaring kelembagaan di tingkat nasional, delegasi dari Universitas Islam Madura (UIM) secara resmi menghadiri Rapat Kerja (Raker) Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia periode 2025-2029. Perhelatan strategis ini dilangsungkan secara luring di University Hotel Yogyakarta, mulai Rabu, 28 Januari hingga Jumat, 30 Januari 2026.

Delegasi Universitas Islam Madura dipimpin langsung oleh Dr. H. Mohammad Subhan, MA, selaku Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kelembagaan, dan Sistem Informasi, dengan didampingi oleh Dr. Abdul Hobir, MA, Ketua Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam UIM. Kehadiran pimpinan UIM dalam forum ini merupakan bentuk komitmen universitas dalam melakukan optimalisasi human capital dan adaptasi sistem informasi akademik yang selaras dengan perkembangan global.

Pembukaan yang Khidmat dan Visioner

Kegiatan Raker yang mempertemukan pemikir dan praktisi manajemen pendidikan Islam se-Indonesia ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta. Mereka terdiri dari pengurus pusat PPMPI Indonesia periode 2025-2029, para dosen prodi MPI, serta para pengelola jurnal ilmiah dari berbagai perguruan tinggi lintas daerah di Indonesia.

Acara dibuka secara resmi dengan laporan dari Ketua Panitia, Prof. Dr. Zainal Arifin, M.S.I. Atmosfer nasionalisme sangat terasa saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan oleh mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PPMPI Indonesia, Prof. Dr. Sri Rahmi, MA, menekankan pentingnya kolaborasi antar-prodi MPI untuk menghadapi tantangan disrupsi pendidikan. Senada dengan hal tersebut, Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa forum ini harus menjadi wadah sinkronisasi kebijakan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan nilai-nilai keislaman. Sesi pembukaan ini kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah untuk mempererat silaturahmi antar-akademisi.

Penguatan Fondasi Organisasi dan Program Kerja

Memasuki agenda inti pasca-pembukaan, forum berlanjut pada pembahasan Program Kerja periode 2025-2029. Diskusi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum, yang memetakan arah strategis organisasi selama empat tahun ke depan. Selain program kerja, dilakukan pula pembahasan mendalam mengenai Anggaran Rumah Tangga (ART) yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal PPMPI, Prof. Dr. Zainal Arifin, M.Si. Langkah ini diambil untuk memastikan organisasi memiliki landasan hukum dan operasional yang kokoh dalam menaungi prodi-prodi MPI di seluruh Indonesia.

Transformasi Digital dan Akreditasi Internasional

Hari kedua, Kamis, 29 Januari 2026, menjadi puncak transfer pengetahuan dalam Raker kali ini. Rapat pleno dimulai sejak pagi di bawah kepemimpinan Dr. Feiby Ismail, M.Pd. Fokus utama pada hari kedua adalah peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan standardisasi akreditasi.

Sesi pertama menghadirkan Dr. Muhammad Anas Ma’arif, M.Pd. sebagai narasumber, didampingi oleh Nora Saiva Jannana, M.Pd. selaku host, yang mengupas tuntas strategi pendampingan akreditasi jurnal menuju indeksasi Scopus. Hal ini menjadi krusial mengingat reputasi internasional sebuah program studi sangat bergantung pada kualitas riset dan publikasi para dosennya.

Selanjutnya, materi yang paling dinantikan di era digital saat ini disampaikan oleh Prof. Dr. Imam Machali, M.Pd., dengan dipandu oleh Siti Nur Hidayah, M.A., Ph.D. Materi tersebut membahas tentang Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Penyusunan Artikel Ilmiah. Dalam sesi ini, dijelaskan bagaimana alat berbasis AI dapat digunakan secara etis untuk membantu akademisi menyusun artikel yang layak terbit di jurnal internasional bereputasi, mempercepat proses literatur, hingga penguatan metodologi.

Agenda hari kedua ditutup dengan bedah instrumen Akreditasi Lamdik 3.0 oleh Dr. St. Syamsudduha, M.Pd., dengan host Diningrum Citraningsih, M.S.I. Materi ini sangat vital bagi para pengelola prodi, termasuk delegasi dari UIM, untuk memastikan kesiapan dokumen dan tata kelola unit pengelola program studi (UPPS) sesuai standar terbaru dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan.

Penutupan dan City Tour

Setelah rangkaian diskusi ilmiah yang padat, pada hari ketiga, Jumat, 30 Januari 2026, para peserta diajak untuk melakukan City Tour di kota budaya Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk menyegarkan pikiran sekaligus memperkuat jejaring personal antar-peserta dalam suasana yang lebih santai. Tepat pada pukul 13.00 WIB, para peserta kembali ke hotel untuk melakukan proses check-out dan bertolak kembali ke instansi masing-masing, membawa semangat baru untuk memajukan pendidikan Islam di Indonesia.

Bagi Universitas Islam Madura, partisipasi Dr. H. Mohammad Subhan dan Dr. Abdul Hobir dalam kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan mutu lulusan dan akreditasi prodi MPI UIM ke depannya, selaras dengan visi optimalisasi human capital di tengah persaingan global yang kompetitif. (sb/khbr)